Ingin Aman Berselancar di Internet? Ini Kiat-Kiatnya…

59
AMAN - Kali ini Kemkomionfo menggelar kegiatan dengan tema “Kiat-Kiat Aman Berselancar di Dunia Internet”, di Kabupaten Indramayu, Sabtu, 14 Agustus 2022. (Foto: Info31.id/Pool/Dok. Humas Kemkominfo).

INDRAMAYU, info31.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika kembali menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital, Sabtu (13/8/2022). Kegiatan ini sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital.

Webinar tersebut diperuntukan bagi Segmen Kelompok Masyarakat atau Komunitas di Wilayah Jawa Barat. Kali ini Kemkomionfo menggelar kegiatan dengan tema “Kiat-Kiat Aman Berselancar di Dunia Internet” itu di Kabupaten Indramayu. Ada empat kerangka digital yang diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital Dan Budaya Digital.

Hadir para pemateri yang mempunyai kompetensi di bidangnya masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session. Diantaranya, M. Adhi Prasnowo, Dosen Yayasan Pendidikan & Sosial Maarif yang menyampaikan materi “Hati-Hati Rekam Jejak Digital”.

Menurutnya Internet adalah anugerah, tetapi bisa menjadi bencana manakala teknologi “hanya bisa mengendalikan kita” manusia, tanpa jiwa-jiwa yang beretika. “Mari kita rayakan teknologi, kita hormati ilmu pengetahuan, kita dukung semua bentuk kemajuan, tetapi semua harus demi mengangkat derajat manusia. Etika ada karena kita adalah manusia,” kata Adhi Prasnowo.

Sementara itu, Didno, RTIK Jawa Barat Bidang Penelitian dan Pengembangan SDM, pemateri lain, menyampaikan tidak ada yang aman 100% di dunia digital, yang bisa kita lakukan adalah mengurangi risikonya sedapat mungkin. ”Selalu berpikir kritis, tidak mudah percaya dengan semua yang kita dapat di internet,” jelas Didno.

Sedangkan Dian Ikha Pramayanti, Owner Malika Farm, petani sayur hidroponik, digital marketing practitioner menjelaskan, phising dan doxing adalah jenis cybercrime yang dampaknya sangat besar dan berbahaya terhadap seseorang menjadi korbannya. “Setiap kita diharapkan bisa mengoptimalkan penggunaan perangkat digital utamanya perangkat lunak sebagai fitur proteksi dari serangan siber,” katanya.

Untuk merealisasikan dan mengedukasi masyarakat Indonesia agar semakin cakap dan beretika di ruang digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) siberkreasi membuat kampanye suara.

Kampanye suara ini berkolaborasi dengan musisi bernama laleilmanino dan JKT48 untuk menghadirkan sebuah jinggle dengan tema literasi digital berjudul “Berani Bersuara” yang diluncurkan pada tanggal 27 Mei 2002 melalui YouTube siberkreasi.

Peluncuran jinggle “Berani Bersuara” juga diikuti dengan runtutan kampanye lainnya seperti JKT48 yang mengajak generasi muda Indonesia untuk bernyanyi bersamaan dengan personil JKT48 di Tiktok dan nyanyi bareng Ilmanino di Instagram. Upaya ini dilakukan untuk menyampaikan keterikatan dengan pesan yang disampaikan di dalam lirik lagu tersebut.

Melalui kampanye lagu berani bersuara diharapkan masyarakat Indonesia semakin bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial sehingga menciptakan ruang berkreasi yang aman positif dan beretika.

Kementerian komunikasi dan Informatika RI bersama GNLD siberkreasi juga terus menjalankan program Indonesia makin cakap digital melalui kegiatan literasi digital yang disesuaikan pada kebutuhan masyarakat.

Untuk mengikuti kegiatan yang ada, masyarakat dapat mengakses info.literasidigital.id atau media sosialisasi berkreasi seperti Instagram, Tiktok Twitter, YouTube dan Facebook.