Inggris Akui Sulit Melawan Senegal

64
Timnas Senegal Foto: Getty Images

Sebagai juara Grup B, Inggris akan menghadapi runner up Grup A, Senegal di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar di Stadion Al Bayt, pada Senin (5/12) dini hari nanti.

Meski runner up, Senegal bukan tim yang lemah. Juara Piala Afrika 2022 ini dianggap sebagai kuda hitam. “Senegal tidak bisa dianggap lawan yang enteng,” ujar Declan Rice, gelandang timnas Inggris.

Pemain West Ham United itu bahkan mengakui pertandingan melawan Senegal bakal menjadi pertandingan yang berat dibanding pertandingan penyisihan grup, meski Inggris mampu melewati semuanya dengan mulus.

“Ini adalah babak sistem gugur dan kami ingin menang. Jika Anda tidak menang, kami pulang, tapi bukan itu yang kami tuju. Kami ingin mencapai akhir turnamen,” ungkap Declan seperti dikutip dari theanalyst.com.

Menyandang predikat Juara Piala Afrika, Senegal memiliki ambisi untuk menujukkan lolosnya mereka ke Qatar bukan sebagai tim pelengkap saja. Apalagi The Lions of Teranga kali ini diperkuat pemain yang berkualitas. Sebut saja seperti Sadio Mane (30 tahun), Kalidou Koulibaly (31 tahun), Idrissa Gueye (33 tahun), Cheikhou Kouyate (32 tahun), Ismaila Sarr (24 tahun), Eduoard Mendy (30 tahun), dan Abdou Diallo (26 tahun).

Senegal mencatat debut di Piala Dunia pada 2002 dan langsung memberi kejutan saat kalahkan Prancis 1-0 di laga pembuka. Sayangnya, Senegal harus berhenti di perempatfinal setelah disingkirkan Turki. Senegal tidak lolos di tiga Piala Dunia yaitu pada 2006, 2010, dan 2014.

Sementara Inggris, semifinalis pada 2018, dibawah Sven-Goran Eriksson berambisi ingin mencapai perempat final dalam turnamen Piala Dunia FIFA berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 2002 dan 2006.

Gareth Southgate memang belum melihat kapten Harry Kane mencetak gol di Qatar, meskipun penampilannya yang luar biasa di Liga Premier. Meskipun tidak mencetak gol dengan salah satu dari empat tembakannya, Kane telah membantu tiga gol dalam tiga penampilannya masing-masing untuk Rashford dan Raheem Sterling dalam pertandingan pembukaan melawan Iran dan umpan silang rendahnya kepada Foden saat mengalahkan atas Wales.

Namun Gareth jeli, dia memiliki duet pemain belakang Harry Maguire dan John Stones, yang sukses menjadi bintang lapangan karena aksinya dua kali clean sheet dalam dua pertandingan terakhir penyisihan grup.

“Senegal adalah tim atletis yang sangat kuat, dengan beberapa pemain individu yang sangat bagus. Mereka adalah tim yang sangat bagus. Ini adalah pertama kalinya kami melawan mereka dan kami akui ini akan menjadi ujian yang sulit.” kata Declan.