Ingat, Ini Keterampilan Digital yang Wajib Dikuasai di Era Digital

12

KABUPATEN PIDIE, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Senin (13/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Keynote Speaker Gubernur Provinsi Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, M.T dan Presiden RI Jokowi memberikan sambutan dan mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Tema besar webinar “Keterampilan Digital yang Wajib Dikuasai” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Keterampilan adalah hasil belajar pada ranah psikomotorik, yang terbentuk menyerupai hasil belajar kognitif. Keterampilan adalah kemampuan untuk mengerjakan atau melaksanakan sesuatu dengan baik. Maksud dari pendapat tersebut bahwa kemampuan adalah kecakapan dan potensi yang dimiliki oleh seseorang untuk menguasai suatu keahlian yang dimilikinya sejak lahir. Kemampuan tersebut merupakan suatu hasil latihan yang digunakan untuk melakukan sesuatu.

Keterampilan merupakan suatu kemampuan di dalam menggunakan akal, fikiran, ide, serta kreatifitas dalam mengerjakan, mengubah atau juga membuat sesuatu itu menjadi lebih bermakna sehingga dari hal tersebut menghasilkan sebuah nilai dari hasil pekerjaan tersebut. Keterampilan digital antara lain, mempelajari teknologi dan aplikasi, mempelajari aturan main atau hukumnya, dan menggunakan untuk mencapai kemanfaatan.

Kemampuan digital skill yaitu kemampuan dalam mengetahui, memahami, menggunakan, dan memanfaatkan sistem berbasis digital dalam kehidupan sehari-hari. Ada hard skill dan juga soft skill, hard skill bisa berupa ms. Office, e-commerce, media sosial, dan blog atau website. Sedangkan soft skill antara lain, komunikasi, writing skill, digital marketing, dan advertising.

Digital skill sarat dimiliki masing-masing pribadi, bukan saja untuk diri sendiri namun juga untuk mencegah bermacam kriminalisasi, perselisihan dunia maya harus kita hindari. Punya kecakapan digital artinya bisa menjadi pengajar. Pengajar yang terus belajar, meski daring harus tetap punya akal pintar, terus berkreasi – berempati – peduli sebagai pembelajar.