Infest Expo 2021 Resmi Digelar Hari Ini, 9 Produk Dapat Dukungan DJPPR

32
Infest Expo 2021 digelar Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, hari ini, Jumat 19 November 2021. (Foto: info31.id/Pool/Dok. Kemenkeu)

JAKARTA, info31.id – Infest Expo 2021 digelar Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, hari ini, Jumat 19 November 2021.

Infest Expo 2021 merupakan pameran ekosistem solusi edukasi keuangan dan investasi pertama di Tanah Air yang menghadirkan perangkat belajar dan literasi keuangan serta investasi yang dapat diproduksi dan didistribusikan secara mudah dan bersifat sederhana sehingga dapat digunakan target penerima manfaat.

“Kegiatan Infest Expo 2021 pada hari ini adalah ajang promosi sekaligus sosialisasi produk edukasi karya makers yang telah mengikuti seluruh rangkaian program Infest Inkubasi DJPPR,” ungkap Direktur Jenderal PPR Luky Alfirman.

Mengangkat tema “Anak Muda dengan Karya Nyata”, Infest Expo 2021 menarik 56 peserta dengan ide produk edukasi keuangan dan investasi pada tahap submission. Setelah melewati tahapan incubation, live pitching, dan product development, terdapat 9 produk yang akan mendapatkan dukungan dari DJPPR untuk dikembangkan.

Finalis yang terpilih pada kategori buku, di antaranya Hamu dan Biji Bunga Matahari oleh Nurhuda dan Winda Intan Sari; Cerita Cuan Nusantara oleh Agung Triwijaya dan Fahmy Qtal; dan Mengelola Keuangan Syariah For Kids oleh Anisza Hasmawati dan Andani Kusumawardani.

Baca Juga: Resmi Diluncurkan, BLU Expo 2021 Digelar selama 3 Hari

Sementara, finalis pada kategori permainan, di antaranya Edufinment oleh Rucheni dan Indah Puspita sari; Game of Life oleh Iqbal Hakim Ardiansyah, Hafidz Yudhaifa, dan Fajar Fadilah Harris; serta Investopia oleh Angsel Leonas, Taufiq Mahendra, dan Farhan Hardiantoro.

Sedangkan finalis pada kategori kombinasi, yakni Fintar oleh Stacia Janice dan Nadya Aulia Vitriastuti; Fintastic oleh Aldha Nurul Aulia, Cria Wihapsari, dan Reynaldi Erica Kenrick; dan My First 100M oleh Raissa Shofi Amani, Erika Noor Dianti, dan Nafiatul Faiza Firdaus.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara yang turut menghadiri acara tersebut, berpesan agar para peserta terus menyampaikan ide dan kemampuannya dalam mengembangkan serta menularkan kepada masyarakat.

“Kita membutuhkan para maker karena itu tadi kalau dikatakan saatnya yang muda yang bergerak lalu bikin karya itu benar sekali. Saya rasa semuanya sudah bisa kita lanjutkan dan kita gunakan untuk literasi keuangan di Indonesia,” ujar Wamenkeu.