Indonesia Respon & Pondok Pesantren di Banten Gagas Gerakan Santri Digital

Banten,info31.id – Dalam upaya membangun kemandirian para santri dan membangkitkan kiprahnya  di  era  digital,  Indonesia  Respon  bersama Pondok  Pesantrendi  Banten  menggagas Gerakan  Santri  Digital  yang diharapkan  menjadi  bekal  para  santri  untuk  mengembangkan kemampuan  para  santri di bidang ekonomi kreatif  khususnya  bidang  Digital dan  Informasi Teknologi.

Pendiri  Indonesia  Respon,  Hery Maryanto  mengatakan, dalam meneguhkan  peran  santri  untuk  melek  digital  peran  dan  eksistensi  santri  di  harus dioptimalkan sesuai dengan  tuntutan perkembangan  teknologi modern  dan zaman  now.

“Para  santri  harus  mulai aware  dengan  instrumen  digital,  sehingga  mereka  dapat  menyampaikan selain  pesan-pesan agama dengan konten positif dan keteduhan dalam berdakwah di kanal digital, seperti youtube, instagram,FB dan media sosial lainnyajuga mampu membuka peluang lapangan kerja dibidang ekonomi kreatif,” kata Hery dalam keterangan resmi, Senin,(12/4/2021).

Di era digital ini, pesantren-pesantren di Indonesia dan Banten khususnya, disarankan Hery, untuk menekankan para santrinya dengan penguasaan santri terhadap penggunaan media sosial dan skill digital lainnya.

“Sehingga  para  santri  dapat  menyampaikan  ajaran  Islam  yang  positif  dan  penuh damai melalui channel youtube, selain itu, para santri juga dapat menjadi digital marketer yang bisa  membantu  pemasaran  produk-produk  UMKM  dan serta  dapat  berperan  mempromosikan potensi  wisata  yang  ada  lewat  media  sosial,  dan  santri  juga  dapat  menjadi  digitalpreneur,” katanya.

Sementara   itu,   Tommy   Suherman,   Ketua   Pondok   Pesantren   Jawahirussa’adah   Kosambi, Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten menyatakan bahwa gerakan santri digital diperlukan untuk meningkatkan kualitas santri dalam hal penguasaan digital.

“Semoga dengan gerakan ini muncul duta-dutaSantri Digital sangat dibutuhkan dalam meneguhkan perannya sebagai agen perubahan dan  pencerahan  ummat  dan  bangsa, sehingga selain  piawai  dalam  menyampaikan  pesan-pesan agama  yang  sejuk  dan  damai  melalui  media  sosial  dan  memasarkan  produk-produk  santri  dan UMKM melalui kanal digital, jadi selain ahli agama, santri duta digital juga berperan penting bagi pemasaran produk UMKM danekonomi kerakyatan,” katanya.

Dalam  kesempatan  yang  sama, disaat  penandatanganan  MOU  antara  Indonesia  Respon  dan  Pondok  pesantren  di  Banten mengenai  GERAKAN  SANTRI DIGITAL  ini,  Pengasuh  Pondok Pesantren Jawahirussa’adah  KH.  Zaki  Mubarok  menyatakan  bahwa gagasan  dan  ide  peluncuran Gerakan Santri Digital ini adalah salah satu cara meneguhkan peran santri di era digital.

” Santri-santri yang melek digital tentu akan memberikan efek positif dalam menyampaikan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil a’lamin, saya berharap para santri menjadi duta-duta digital ini bisa jadi gerakan masif,  menujukebangkitan  santri  nusantara  dan  jadi  katalisator  pembangunan  ekonomi  paska pandemic dan  berharap  para  santri  menjadi  salah  satu perekat  persatuan  Negara  Kesatuan Republik Indonesia,” katanya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here