Hindari Jerat Pinjol Abal-abal, Pakai Pinjol Berizin OJK

Jakarta,info31.id – Fintech peer to peer (P2P) lending atau Pinjaman online (Pinjol) menjadi alternatif dana tunai yang menjadi pilihan masyarakat saat ini. Kemudahan dan kecepatan layanan menjadi salah satu alasan masyarakat memilih layanan digital ini untuk urusan dana cash.

Namun, dibalik kemudahan dan kecepatan layanan dana cash itu, belakangan terkuak begitu berbahayanya perusahaan Pinjol ilegal ini bagi masyarakat. Contoh terakhir adalah seorang guru honorer di Semarang yang menjadi korban Pinjol ilegal. Dari meminjam Rp 3 juta yang awalnya untuk membeli susu anak, hingga membengkak menjadi 260 juta.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku lembaga yang bertanggung jawab atas perusahaan Pinjol ini merilis data perusahaan Pinjol yang terdaftar atau  berizin.  Saat ini ada Sampai dengan 10 Juni 2021, total terdapat 125 pinjol yang terdaftar di OJK, termasuk didalamnya, MAUCASH, produk dari PT Astra Welab Digital Arta (AWDA) salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk.

Presiden Direktur AWDA Rina Apriana, dalam sebuah kesempatan mengatakan, Maucash, aplikasi pinjaman online dari PT Astra Welab Digital Arta (AWDA) merupakan Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI) yang telah mengantongi izin OJK pada tanggal 30 September 2019 melalui surat keputusan OJK KEP -84/D.05/2019.

“Keunggulan dari Maucash adalah proses pengajuan pinjamannya 100% online, dokumennya mudah & pencairannya cepat, pilihan produk dan pembayaran yang fleksibel, dan merupakan platform yang terpercaya, karena didukung oleh Astra & WeLab,” ujarnya.

Hingga Januari 2021, Maucash sudah diunduh oleh 5,6 juta pelanggan dan telah menyalurkan dana sebanyak Rp 1,1 triliun untuk 365 ribu peminjam. Kanal resmi pengajuan pinjaman Maucasah dapat melalui aplikasi Maucash langsung dengan cara mengunduh di Playstore atau website resmi Maucash di www.maucash.id.

“Sesuai dengan himbauan OJK, masyarakat diharapkan memilih menggunakan jasa penyelenggara fintech lending yang sudah terdaftar/berizin dari OJK,” ungkapnya

Bantu Permodalan UMKM

Tidak hanya fokus pada bisnis Pinjol, belum lama ini, Maucash bekerjasama dengan dan PT Cerita Teknologi Indonesia melalui produknya Restock, dalam  membantu Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan pembiayaan.

Presiden Direktur AWDA Rina Apriana mengatakan, peminjaman peer-to-peer melalui media digital merupakan peluang nyata bagi UMKM yang mengalami kesulitan dalam mengakses pinjaman ke lembaga keuangan formal.

Sinergi Maucash dengan Restock bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM untuk memperoleh pembiayaan melalui skema jaminan aset maupun inventori. Pembiayaan ini dibutuhkan oleh pelaku UMKM untuk memastikan jalannya bisnis mereka tetap tumbuh secara berkesinambungan.

“Kolaborasi ini menandakan AWDA membuka diri untuk bekerja sama dengan ekosistem di sektor produktif bersama dengan platform P2P lain, yaitu Restock demi memudahkan pelaku UMKM mendapatkan pembiayaan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here