Greenwood Gandeng 6 Property Agent Pasarkan JP Apartment

Bogor – Greenwoods Group menggandeng enam property agent dan aplikasi pemasaran online pertama di Indonesia, Projek. Ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat penjualan proyek JP Apartment, di Bogor, Jawa Barat.

Keenam property agent tersebut adalah; Century 21, ERA, Harcourts, LJ Hooker, Promex, dan Remax. Penandatanganan kerjasama dilakukan, pada Rabu (25/7), di marketing gallery JP Apartment, Jl. Ibrahim Adjie, Sindang Barang, No.8, samping perumahan IPB II, Dramaga, Bogor.

Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group Okie Imanto mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) yang belum lama berupaya mendorong pulihnya bisnis properti melalui kebijakan pelonggaran aturan loan to value (LTV). Salah satunya, perbankan diberikan kebebasan untuk menentukan sendiri besaran down payment (DP/uang muka) KPR/KPA.

Sebelumnya, BI membatasi DP minimal 10% untuk rumah pertama, 15% rumah kedua serta 25% rumah ketiga dan seterusnya. Relaksasi ini jelas akan menggairahkan pasar properti di tanah air, pada Semester II-2018.

“Kami optimistis, prospek penjualan properti di paruh kedua tahun 2018 akan semakin membaik. Untuk itu kami menggandeng PROJEK dan 6 Master Franchise agen properti guna mempercepat penjualan JP Apartment. Mereka, memiliki jaringan pemasaran yang sangat luas dan telah sukses memasarkan banyak proyek properti,” ujarnya.

JP Apartment dikembangkan di atas lahan seluas 1,1 hektar. Rencananya akan dibangun sebanyak 3 tower yang merangkum apartemen sebanyak 1.500 unit. Untuk mengembangkan JP Apartment, Greenwoods Group menyiapkan investasi sebesar Rp350 miliar.

Greenwoods Group menghadirkan apartemen berkualitas dengan harga terjangkau yang fokus diperuntukkan bagi mahasiswa dan dosen di Bogor, terutama dari Institut Pertanian Bogor (IPB), yang dilengkapi fasilitas gaya hidup modern dengan kemudahan aksesnya.

“Greenwoods melihat kekosongan produk untuk segmen mahasiwa yang benar-benar untuk mahasiswa, termasuk fasilitas yang disediakan. Goal kami adalah menciptakan habitus modern dan positif yang bebas narkoba dan nyaman untuk research & study,” kata Okie Imanto.

Dia menjelaskan, JP Apartment yang memiliki pemandangan Gunung Salak dan Kota Bogor terdiri atas 5 tipe yakni Studio seluas 23.26 m2, 1 Bedroom (BR) seluas 33.94 m2, 2 BR-A seluas 43.64 m2, 2 BR-B seluas 46.61 m2, dan 2 BR-C seluas 46.57 m2. Dipasarkan dengan harga hanya Rp9,6 juta/m2 (include PPN) atau Rp230 juta untuk unit Studio sampai dengan Rp430 jutaan untuk tipe 2 BR.

Pengembang memberikan cara pembayaran yang ringan, yakni Cash Keras untuk mendapatkan harga termurah, Cash Bertahap 12X dan 24X, atau cukup bayar DP 1% yang bisa dicicil Rp2,5 juta per bulan selama 12X lalu sisanya bisa dibayar dengan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA). Promo terbaru yang ditawarkan ke konsumen adalah, bebas uang kos sampai serah terima unit.

Hingga saat ini penjualan JP Apartment Tower Green (Tower I) telah mencapai 40%. “Dengan dijalinnya kerjasama ini kami targetkan sampai akhir tahun JP Apartment tower I bisa terjual hingga 90% dan keseluruhan unit JP Apartment bisa habis terjual (sold out) sebelum tahun 2021,” tambah Andy K Natanael, Founder PROJEK dan PROVIZ yang bertindak sebagai konsultan pemasaran JP Apartment.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here