GoBear: Sumber Informasi Produk Keuangan Harus Komprehensif dan Transparan

Jakarta – Digitalisasi menjadikan masyarakat terbiasa untuk mendapatkan kemudahan akses tentang apapun. Kemudahan yang sama pun diharapkan terjadi, ketika mengakses segala informasi yang berhubungan dengan produk dari jasa keuangan seperti asuransi.

Laporan Survei Penetrasi dan Profil Perilaku Pengguna Internet di Indonesia” dari Asosiasi Penyedia Layanan Internet Indonesia (APJII) menyebutkan penetrasi internet meningkat sebesar 10,1% dari 54,7% menjadi 64,8% di tahun 2018, namun penetrasi asuransi di Indonesia justru masih relatif rendah.

Marnix Zwart selaku CCO dan Co-Founder dari GoBear mengungkapkan, hal tersebut menjadi tantangan sendiri bagi para pemain di industri keuangan. Menurutnya, penting untuk terus mencari cara guna memberikan konsumen pengalaman terbaik saat mengakses produk agar penetrasi asuransi meningkat.

“Meningkatnya penetrasi internet di Indonesia dan masih relatif rendahnya penetrasi asuransi, sebenarnya bisa dijadikan kesempatan besar bagi kita untuk berkembang dan merangkul konsumen,’ dalam rilisnya, Senin,(6/10/2019).

Pada kegiatan Digital and Risk Management in Insurance (DRIM) 2019, 25 – 27 September 2019 lalu di Bali, Marnix menerangkan bagaimana GoBear, sebagai supermarket keuangan indi Asia berinovasi dan memanfaatkan internet melalui sesi diskusi bertajuk “Digital Innovation and Transformation to Tap into Digital Millennials” di DRIM 2019.

DRIM 2019 adalah acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) sebagai wadah untuk para perusahaan di industri berbagi dan belajar tentang cara memanfaatkan  teknologi, sehingga dapat membantu tingkatkan penetrasi asuransi di Indonesia.

“Ada lebih banyak konsumen online daripada produk keuangan itu sendiri. Melalui sumber data yang komprehensif dan transparan serta teknologi inovatif dan eksklusif yang kami miliki, GoBear percaya mampu membantu masyarakat Indonesia untuk mudah mengakses produk finansial yang sesuai dengan cara yang sederhana dan transparan,” ujar Marnix.

GoBear Indonesia sendiri telah terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai salah satu penyelenggara Inovasi Keuangan Digital sejak Maret 2019 dan berkomitmen untuk membantu pemerintah menjangkau kalangan yang tidak dapat dijangkau oleh perbankan konvensional.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here