Generasi Muda Rentan Menjadi Sasaran Kejahatan di Ruang Digital

18

LAMPUNG TENGAH, Info31.id – Bapak Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital.

Sebagai Keynote Speaker adalah Gubernur Provinsi Lampung yaitu, Ir. H. Arinal Djunaidi  dan Bp. Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Tema besar webinar “Bahaya Kejahatan di Ruang Digital” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Pembahasan tentang kemajuan media teknologi memungkinkan berbagai kelompok  melakukan perekrutan, propaganda, dan penyebaran paham terlebih media online menawarkan kebebasan dan keterbukaan. Setiap orang bebas mengakses sumber berita di media online. Media juga berpotensi mengaburkan realita dan fakta.

Dalam konteks ini terorisme, radikalisme dan saparatisme yang berkembang di Indonesia melibatkan generasi muda dalam gerakan nya meningat kondisi psikologis generasi muda yang masih belum stabil memungkinkan pengaruh asing lebih mudah diterima oleh generasi muda.

terlihat dalam beberapa kasus. Sebagian besar pelaku aksi terorisme, radikalisme dan saparatisme didapati merupakan pemuda dengan usia di antara 18-25 tahun. Oleh karena itu untuk menangkal ini dibutuhkan kesadaran kolektif sebagai warga negara sekaligus konsisten pemerintah sebagai penyelenggara negara dalam membumikan nilai2 Pancasila dan UUD 1945, menurut Renaldy Eka Putra, S.H sebagai Kepala SMK Nur El Ihsan.

Telitilah dalam menerima informasi dan menyebarkan berita di media sosial. Pertimbangkan terlebih dahulu kebenaran dan manfaatnya. Jangan sampai kita menjadi bagian penebar berita bohong yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Key Opinion Leader oleh Adhit “Element” seorang Musisi & Gitaris Element mengatakan bahwa, dengan era digital yang dipercepat seperti sekarang mau tidak mau akhirnya kita bisa mendapat kemudahan untuk mengakses apapun, bersosialisasi dimanapun, dan berinteraksi dengan siapapun.

Kita tidak perlu pintar untuk mengubah dunia karena itu terlalu luas, tapi kita bisa menjadi bijak untuk mengubah diri kita sendiri untuk bisa mempunyai mindset & mentality yang baik sehingga bisa saring & sharing segala bahaya di era digitalisasi sekarang.

Satu satunya cara bertahan dalam Kemajuan teknologi adalah dengan beradaptasi akan teknologi itu sendiri. Pertajam skill digital agar kita tidak ketinggalan serta hindari sebisa mungkin efek negative yang ditimbulkan akibat kurang bijaknya bermedia sosial.