Garuda – BNI Kembali Gelar Online Travel Fair

Cengkareng – Tahun ini kedua perusahaan BUMN tersebut kembali menggelar ‘Garuda Indonesia Online Travel Fair (GOTF)’. Event ini akan dilaksanakan dua sesi, tanggal 2 Mei khusus bagi pemilik kartu kredit BNI Co-brand Garuda Indonesia dan 3-9 Mei untuk umum melalui digital channel Garuda Indonesia.

Pada pelaksanaan GOTF kali ini, Garuda Indonesia bekerjasama dengan BNI sebagai bank partner. Melalui pelaksanaan event itu, kedua perusahaan menawarkan berbagai tiket perjalanan baik domestik maupun internasional dengan harga menarik melalui microsite Garuda Indonesia Online Travel Fair: www.garuda-Indonesia.com/gotf, atau website Garuda Indonesia: www.garuda-Indonesia.com, dan Mobile App Garuda Indonesia dengan menggunakan kode promo GOTF.

Menteri Pariwisata RI Arief Yahya mengapresiasi pelaksanaan online travel fair ini mengingat event tersebut sejalan dengan program digital tourism Kementerian Pariwisata yang secara aktif mempromosikan pariwisata Indonesia ke dunia melalui channel-channel digital. Hal itu dilakukan untuk membidik sembilan pasar utama yaitu China, Eropa, Singapura, Australia, Malaysia, India, Jepang, Korea dan Timur Tengah.

“Kemajuan teknologi saat ini memberikan peluang dan tantangan bagi seluruh pelaku industri pariwisata untuk memberikan kemudahan dan kenyaman dalam bertransaksi bagi pengguna jasa terutama melalui teknologi digital dengan harga terbaik,” kata Arief Yahya,  saat press conference, di Tangerang, Banten, Kamis (26/4).

Menurut Menteri Arief, dengan dilaksanakannya GOTF ini tentunya akan sangat mendukung perkembangan pariwisata nasional mengingat GOTF ini dapat dengan mudah diakses oleh seluruh masyarakat, tidak hanya wisatawan domestik namun juga wisatawan mancanegara.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala N. Mansury mengatakan bahwa Garuda Indonesia melalui berbagai programnya senantiasa mendukung program pemerintah khususnya Kementerian Pariwisata dalam mencapai target kunjungan 270 juta wisatawan domestik dan 17 juta wisatawan mancanegara di tahun ini.

“Transaksi online di industri penerbangan khususnya di Indonesia terus mengalami perkembangan sejak tahun 2013 – terbukti sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2016, transaksi GOTF terus mengalami peningkatan. Pada tahun ini GOTF dijajaki dalam 2 phase. Pada phase I ini kami telah menyiapkan 5 destinasi unggulan yaitu Balikpapan, Denpasar, Labuan Bajo, Wangi-wangi dan Palembang,” kata Pahala.

Untuk memaksimalkan pangsa pasar, GOTF kali ini juga dapat diakses oleh seluruh pengguna jasa di seluruh destinasi internasional. Pada GOTF ini Garuda menargetkan penjualan sebesar Rp180 miliar, 2 juta pengunjung web dan 50 ribu downloader baru. “Kedepannya Garuda Indonesia akan terus mengembangkan digital distribution channel diantaranya melalui website, mobile apps, contact center, GOS dan COS”, lanjut Pahala.

Pahala menambahkan bahwa untuk memudahkan wisatawan mancanegara untuk mengakses GOTF  ini, website Garuda Indonesia selain mengunakan bahasa Indonesia dan Inggris, Garuda Indonesia juga menyediakan bahasa Jepang, Korea, Thailand, China, Hong Kong dan Belanda.

“Melalui GOTF 2017 lalu, Garuda Indonesia telah berhasil mendatangkan hampir 14 ribu wisatawan mancanegara ke seluruh destinasi di Indonesia – khususnya Jakarta dan Denpasar”, tukas Pahala.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here