Dwicitra Mekar Abadi Optimistis Raup Penjualan 300M dari 2 Perumahan di Bekasi

51
Dwicitra Mekar Abadi Group sedang Mengembangkan zona Panjibuwono Lakeside yang akan memiliki taman dan area komersil dan CBD mengelilingi danau sebesar 2.5 Hektar. (Foto : Info31.id / pool / Dok. Panjibuwono City ).

Jakarta, Info31.id –  Pandemi Covid –19 yang kian melandai membawa angin positif pada sektor properti termasuk pada penjualan perumahan tipe premium. Setidaknya itu yang dialami oleh dua perumahan premium besutan Dwicitra Mekar Abadi, Panjibuwono City dan Darmawangsa Residence Bekasi

Pada kwartal III 2021, penjualan dua hunian premium tersebut makin moncer dengan meraup penjualan akumulasi sebesar 220 milyar.  GM Marketing dan Sales Dwicitra Mekar Abadi Group (DMA) Albert Permana mengatakan, pencapaian marketing sales untuk kedua proyek perumahan itu sudah on track dan optimis bakal mencapai 300 milyar di akhir tahun 2021.

“Membaiknya kondisi pandemi Covid-19 makin mendorong akselerasi perekonomian termasuk di sektor properti. Selain itu faktor Stimulus insentif dan bantuan yang diberikan pemerintah berupa kebijakan relaksasi DP 0% dan PPN 0% di masa pandemi Covid-19 juga sangat berpengaruh pada daya beli masyarakat,” ujar Albert.

Albert mengungkapkan, saat ini DMA tengah menyelasaikan pembangunan tahap 2 di Cluster Sriwijaya di Darmawangsa Residence & sedang menyiapkan cluster baru, Cluster Mandapa, untuk launching di awal tahun 2022.

Sementara untuk Panjibuwono City saat ini tengah menyelesaikan pegembangan tahap 2 Cluster Majapahit Lakehomes serta membentuk lingkungan Panjibuwono Lakeside yang akan menjadi zona baru di Panjibuwono City, lengkap dengan cluster rumah baru, taman, area komersil, dan cbd yang mengelilingi danau 2,5 hektar.

“Kami juga tengah menyelesaikan pembangunan Cluster Casablanca dengan menyelesaikan fasilitas private pool dan family park di cluster tersebut,” jelasnya.

Albert menuturkan, saat ini tipe unit yang ditawarkan di Darmawangsa Residence  antara lain di cluster Singosari Tipe 39/84 (Valeria, 1 lantai) dengan harga mulai dari Rp.550 juta dan Tipe 55/72 (Srikandi 2 lantai) ditawarkan mulai Rp.670 juta,  kemudian tipe 59/78 (Pandawa) di Cluster Sriwijaya yang ditawarkan mulai dari Rp.730 juta.

“Valeria sudah mengalami kenaikan harga 3% sejak launching bulan Oktober karena sudah 50% terjual. Sedangkan tipe lainnya masih harga perdana karena baru dipasarkan, tapi akhir tahun rencana akan naik harga melihat penjualan berjalan,” ungkapnya.

Sementara untuk Panjibuwono City sedang dipasarkan tipe 36/72 (Cluster Majapahit Tahap 2)  mulai dari Rp.470 juta dan tipe 39/72, (Casa Jardin di Cluster Casablanca) ditawarkan mulai dari Rp.530 juta.

“Semua rumah sudah dilengkapi smart home (smart handle, cctv, sensor), sanitizer merek Toto/ American Standard, septictank dan groundtank fiber sehingga lebih ramah lingkungan, jaringan air PAM atau WTP (Water Treatment Plant), dan memiliki sambungan internet fiber optik,”paparnya.

Albert menuturkan, Darmawangsa Residence sebagai green township terbesar di Bekasi fokus dalam memberikan area hijau yang mencukupi. Di masing-masing cluster yang sedang dipasarkan memiliki taman dan danau tersendiri. Selain itu, Kawasan juga dilengkapi dengan Water Park, area kuliner, dan area komersil.

“Rumah di Darmawangsa bertematik mengikuti cluster; di Cluster Singosari memiliki rumah dengan design modern minimalis dan di Cluster Sriwijaya memiliki rumah dengan design modern klasik Amerika,” jelasnya.

Panjibuwono City juga tak kalah menarik. Menurut Albert, kawasan hunian hijau ini memiliki area water park, area kuliner, dan family park.

“Ke depannya sedang dikembangkan zona Panjibuwono Lakeside yang akan memiliki taman dan area komersil dan CBD mengelilingi danau sebesar 2.5 Hektar,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian di Darmawangsa Residence dan di Panjibuwono City masih mendapatkan berbagai kemudahan antara lain DP 0%, PPN 0% untuk rumah stok dan diskon rumah 10% untuk rumah inden, selain itu ada juga subsidi Biaya KPR dan BPHTB dari developer.

“Berbagai kemudahan ini hanya berlaku sampai akhir tahun 2021 ini,” jelasnya .

Albert menambahkan, tentang fasilitas pembiayaan perumahan Darmawangsa residence dan Panjibuwono City sudah bekerjasama dengan bank BTN, BTN Syariah, OCBC, BSI, Mandiri, dan BJB.

 2022 Permintaan Bakal Melesat

DMA, lanjut Albert sangat optimis di tahun 2022 atau “tahun Macan Air” nanti pasar properti tanah air akan semakin cerah lantaran makin menurunnya angka Covid-19 dan semakin berhasilnya program vaksinasi. Kondisi yang semakin membaik ini akan meningkatkan permintaan akan perumahan.

“Bisnis sudah mulai bangkit lagi dengan pelonggaran PPKM, sehingga Buying power konsumen akan mulai bangkit lagi di tahun 2022,” ungkapnya.

Agar properti semakin bergairah di tahun 2022 nanti, Albert berharap pemerintah tetap melanjutkan insentif yang telah diberikan di sektor perumahan seperti subsidi PPN 0%. Menurutnya, ekonomi baru mulai pulih dari Covid-19, dan dampaknya  akan terasa pada “buying power” property konsumen yang akan baru akan terlihat di tahun 2022.

Albert menambahkan, mengantisipasi peningkatan permintaan rumah di tahun 2022, DMA sudah mulai menyiapkan cluster baru dan area baru di semua project DMA.

“Untuk mengantisipasi kemungkinan berhentinya program stimulus ppn 0%, kami juga sudah menyiapkan dana untuk memberikan diskon untuk meredam kenaikan harga dari terhentinya stimulus PPN tersebut,”pungkasnya.