Dorong Akselerasi Perbaikan Tata Kelola, LPEI Sowan ke BPK

27
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melakukan diskusi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai percepatan perbaikan tata kelola lembaga sebagai lembaga pemerintah. (Foto: info31.id/Pool/Dok. LPEI)

JAKARTA, info31.id – Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melakukan diskusi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai percepatan perbaikan tata kelola lembaga sebagai lembaga pemerintah. Dalam kunjungan tersebut, LPEI diterima langsung Anggota II BPK Pius Lustrilanang dan melaporkan sejumlah rekomendasi BPK yang telah dipenuhi.

Sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan, LPEI harus melibatkan BPK selaku pengawas pengelolaan keuangan negara dalam penerapan tata kelola yang baik.

“Pada audiensi ini kami juga turut melaporkan bahwa LPEI telah memenuhi beberapa rekomendasi BPK dan tengah memproses rekomendasi lainnya. Kami meyakini bahwa pemenuhan rekomendasi dari BPK akan ikut memperbaiki proses bisnis LPEI menjadi lebih prudent. Ke depan, kolaborasi yang baik antara kami dengan BPK akan terus diperkuat,” ujar Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso.

Baca Juga: 3 Institusi Kemenkeu Bersinergi Dukung UMKM Ekspor

Kunjungan ini merupakan salah satu wujud komitmen LPEI untuk senantiasa melakukan perbaikan terhadap aspek internal dengan tetap memperhatikan tata kelola yang baik.

Hal ini sejalan dengan mandat LPEI untuk meningkatkan ekspor nasional dalam bentuk pembiayaan, serta inisiatif strategis tahun 2022 yakni “Extended Regain our Footing”. Harapannya, LPEI dapat menjadi lembaga yang dipercaya dalam menjalankan mandat untuk meningkatkan ekspor nasional.

“Guna perbaikan secara berkelanjutan, LPEI secara intensif berkonsultasi dan membangun kerja sama dengan regulator, pengawas dan aparat penegak hukum untuk mendorong LPEI menjadi lembaga yang bersih dan dipercaya dalam menjalankan program kerja sesuai mandat dalam undang-undang,” pungkas Rijani.