Diserang Cyberbullying, Cepat-cepat Introspeksi Diri

4
Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.(Foto : Info31.id/Pool/Kemenkominfo).

Pagar Alam, Info31.id – Cyberbullying adalah perundungan dunia maya dengan teknologi digital baik di media sosial, platform bermain game, dan ponsel. Ciri-ciri cyberbullying yaitu, mengucilkan orang dari group media sosial dan menyebarkan kabar bohong. Kemudian mengolok-olok, menghina, menyakiti hati, mengancam, membuat situs atau group chat untuk menebar kebencian serta mengubah foto tidak semestinya.

Demikian diungkapkan Frans Padak Demon, Konsultan Media Internasional, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Melawan Ujaran Kebencian di Dunia Maya”, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung, Kamis (16/9/2021).

Hadir dalam acara, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru dan Walikota Pagar Alam, Alpian Maskoni. Kehadiran ketiga pejabat ini dalam rangka memberikan sambutan sekaligus mendukung kegiatan Literasi Digital Kominfo 2021.

Menurut Frans Padak Demon, cyberbullying menimbulkan banyak dampak negatif antara lain mental dan emosional merasa malu, kesal, marah, bodoh, rendah diri, dan hilang semangat. Selain itu, psikosomatis seperti sakit perut, pening, curiga, tidak percaya pada orang lain, cenderung menyendiri, lebih agresif serta semangat belajar dan bekerja menurun.

“Saat terjadi cyberbullying, kita harus menolong korban agar tidak terus depresi dan menghentikan pelaku. Sebab, jika tidak dihentikan dia akan makin agresif, menindas dan menyakiti lebih banyak orang serta mengapus kesan di masyarakat bahwa membully itu biasa saja bahkan jadi budaya,” sarannya.

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Kota Pagar Alam, Wulan Sari, menambahkan, untuk menyikapi ujaran kebencian bisa dengan cara instrospeksi diri, lebih banyak mendengar, memaafkan, abaikan, alihkan perhatian, blok akun medsos pelaku, mute, delete, ingatkan, beri nasehat, dan laporkan.

Bapak Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital. Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.
Sebagai Keynote Speaker Gubernur Sumatera Selatan yaitu, H. Herman Deru, S.H dan, S.H dan Bp. Presiden RI Bapak Jokowi memberikan sambutan pula dalam mendukung Literasi Digital Kominfo 2021.

Webinar membahas tentang MELAWAN UJARAN KEBENCIAN DI DUNIA MAYA oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.