Dihantam Covid-19, Pembangunan Proyek OCBD Bogor tetap On Track

Bogor, Info31.id – Tidak dipungkiri, pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Indonesia sejak Maret 2020 meluluhlantakkan hampir semua sektor bisnis termasuk industri properti. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi nasional mengalami kontraksi cukup dalam hingga -5,32% di kuartal II-2020. Namun begitu, sebagian besar pelaku property development tetap optimistis kondisi pasar residensial maupun komersial bakal segera pulih.

Sebut saja PT Olympic Bangun Persada, pengembang kawasan terpadu (mixed use development) One Central Business District (OCBD) di Kota Bogor, Jawa Barat. Kendati dalam masa Pandemic Covid-19 tetapi pembangunan proyek properti seluas 22,9 hektare tersebut terus digenjot. Alhasil, dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai anjuran pemerintah, pembangunan proyek tersebut bisa on track sesuai rencana yang ditentukan.

“Ini merupakan bukti nyata bahwa kami berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dan serah terima unit tepat waktu. Selain itu, sebagai jaminan keamanan serta kenyamanan bagi kebutuhan investasi maupun tempat tinggal masyarakat di kawasan OCBD Bogor,” tutur Imelda Fransisca, Chief Marketing Officer PT Olympic Bangun Persada, Senin (24/8).

Dia mengklaim, OCBD merupakan proyek properti terpadu pertama yang mengintegrasikan hunian landed maupun apartemen modern dan eksklusif, lifestyle & entertainment, hotel, serta Central Business District (CBD) area di Kota Bogor. Menawarkan konsep layanan one stop living dengan ditunjang berbagai fasilitas bertaraf internasional guna mewujudkan kehidupan yang moderan, nyaman dan berkualitas.

“OCBD akan menjelama sebagai CBD pertama di Kota Bogor, kami akan mewujudkannya. Karenanya, meski masih dalam Pandemi Covid-19 kita tetap komitmen untuk terus mengerjakan pembangunan secara bertahap,” cetus Imelda – sapaan akrabnya.

Dijelaskan, saat ini progres proyek yang diperkirakan bakal menelan dana investasi sebesar Rp6,5 triliun tersebut sudah memasuki pembangunan rumah pada residensial sebanyak 404 unit, yang mencakup Pine Garden (271) dan Virginia Pine (133). Kawasan ini dikembangkan dengan tiga fase pembangunan. Selanjutnya, akan menyelesaikan pembangunan 12.000 unit apartemen, 584 unit office,  483 rooms hotel, 38 unit komersial, rumah sakit, sarana pendidikan – sekolah dasar hingga universitas.

Dari total hunian yang akan kami bangun, saat ini sudah rampung dan siap huni sebanyak 68 unit. “Kami berharap Pine Garden dan Virginia Pine bisa serah terima unit lebih cepat dari sebelumnya, setidaknya bisa dilakasanakan secara bertahap mulai tahun ini. Untuk menambah keyakinan konsumen, sertifikat dan IMB sudah dipecah per-unit,” imbuhnya.

Untuk memudahkan kepemilikan hunian serta jenis properti lain, tambah Imelda, pihaknya menggandeng sejumlah bank ternama seperti Bank Negara Indonesia (BNI), Mandiri, dan Bank BTN. “Bekerjasama dengan bank tersebut, kami menawarkan program promo New Normal Offer Disc 45%, Get Lucky Dip up to IDR750 Million & Fine Gold 25 gr,” pungkasnya. (Dede)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here