Di Masa Pandemi, Keterampilan Digital Ini Mutlak Dikuasai

8
Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.(Foto : Info31.id / Pool / Dok. Kemenkominfo).

Agam, Info31.id – Keterampilan atau kemampuan digital yang harus dimiliki untuk memulai usaha online adalah membuat konten menarik, pemasaran, update status di akun media sosial, dan personal branding. Demikian dikatakan Indri Permata Sari, Entrepreneur sekaligus pembicara dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Keterampilan Digital di Era Pandemi”, Sabtu (25/9/2021).

Webinar tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo dan Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah. Kehadiran kedua pejabat ini dalam rangka memberikan sambutan sekaligus mendukung kegiatan Literasi Digital Kominfo 2021.

“Keuntungan menguasai keterampilan digital diantaranya memiliki ruang lingkup pemasaran jadi lebih luas karena tidak terbatas kondisi geografis, akses penjualan produk bisa kapan saja, dan statistik bisa dihitung. Misalnya, jumlah pengunjung situs dan konsumen yang melakukan pembelian online,” kata Indri Permata Sari.

Ketua Program Study SMK BPP Bandung dan Assesor BNSP, Tiwi DewantiK mengatakan, adapun keterampilan yang harus dikuasai dalam menjalankan usaha online adalah kemampuan menggunakan platform market place. Ini berperan sebagai pihak ketiga atau perantara antara penjual dan pembeli untuk mempermudah transaksi secara online melalui sosial media, seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp.

Sementara itu, Vice Chairman Sobat Cyber Indonesia Dani Susetiawan mengingatkan, setiap pengguna digital harus menguasai etika. Hal ini berhubungan dengan jejak digital yang akan terekam dalam tidak benar-benar terhapus. Cara mengelola jejak digital adalah dengan menghindari penyebaran data – data penting, seperti alamat rumah, rekening ATM, atau nomor handphone di internet.

“Buatlah password yang kuat untuk tiap akun media sosialmu. Jangan post sesuatu yang sifatnya terlalu personal. Gunakan layanan pelindung data pada device kesayanganmu. Cari namamu sendiri di google dan hapus semua informasi sensitif yang kamu temukan,” imbuhnya.

Food Vlogger, Enterpreneur, dan Public Speaker, Hendra Lesmana menambahkan, pengguna media sosial harus bisa lebih menghargai hasil karya orang lain dan menjadikan persaingan kreativitas digital menjadi kolaborasi yang menarik. Selain itu, digital bisa digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat dan menjadi sarana pembelajaran.