Dekat Rumah Coffe, Optimalkan Sosmed Untuk Jadi Besar

Jakarta – Era digital saat ini sangat mudah untuk menjalankan berbagai jenis usaha termasuk usaha kuliner, salah satunya adalah ‘Dekat Rumah Coffe’, yang mengoptimalkan penjualan dan promosinya lewat media sosial (medsos).

Owner Dekat Rumah Coffe , Geovanni Pratama menuturkan kehadiran media sosial sangat membantu perkembangan usaha kedai kopinya. Karenanya, ia pun mengoptimalkan promosi via media sosial.

“Kita memang pake medsos untuk promosi,
Kita optimalkan itu, Dekat Rumah Coffe ada di instagram, twitter, facebook,” katanya.ketika ditemui pada Kamis, (19/09/2019).

Menurut Geo, selain promosi via medsos, kedai kopi yang berdiri pada Oktober 2018 ini juga memberikan promo berupa buy 2 get 1 yang bisa dibeli secara langsung maupun melalui aplikasi online Gojek.

Untuk menu favorite dan sekaligus andalan dari Dekat Rumah Coffe ini yaitu, Ice Kopi Susu Teman, Ice Kocok (kopi coklat), dan Lychee Yakult. Yang menjadi pembeda Dekat Rumah Coffe tdengan cafe sejwnia adalah menu kopi Tuku dan juga kopi Kenangan.

“Karena kopinya lebih creamie, tidak membuat seret, manisnya ada tapi tidak menghilangkan rasa dari si kopinya tersebut” ujar Geo.

Soal bahan baku kopi, Dekat Rumah Coffe
menggunakan kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Yaitu kopi Arabica dari Aceh, dan kopi Robusta dari Garut.

“Proses pembuatannya kami menggunakan grinder, selanjutnya tapping atau di press, lalu di taruh di dalam mesin yang sudah automatis dan sehingga jadi espresso,” jelasnya.

Gio menjatihkan pilihan usahanya membuka usaha kedai kopi lantaran pasar kopi yang terus berkembang dan sangat menjanjikan, selain itu usaha kedai kopi menurutnya bisa bertahan dalam jangka waktu lama, karena banyak peminatnya.

Dekat Rumah Coffe yang terletak di Jalan Sawangan Raya Nomor 25, Mampang, Pancoran Mas, Depok, ini awalnya hanya berupa kedai kopi minimalis, tetapi dikarenakan banyak peminatnya, kedai ini bertambah besar.

“Mereka yang berkunjung ke cafe ini, usia 17 sampai 25 dan para pencinta kopi pada umumnya,” ujarnya.

Selama hampir setahun berdiri, Dekat Rumah Coffe mengalami berbagai peristiwa yang tidak terlupakan, baik itu suka maupun duka.

Geo bercerita, hal menyenangkan adalah dirinya bisa mempererat tali silaturrahmi sesama pecinta kopi.

“Dukanya selama kedai ini berdiri ya, terkadang bahan baku yang datangnya terlambat, konsumen yang complain, peralatan seperti gelas plastik untuk take away kurang. Yah, pokoknya yang bersifat teknis lah,” jelasnya. (Albi Cahyo Sisetyo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here