Cerita Perempuan Kelahiran Ciamis Raup Omzet Ratusan Juta per Bulan dari Kerajinan Kulit

46
Kerajinan kulit yang diproduksi dari usaha Rosyanah menghasilkan beberapa produk, seperti tas, dompet, jaket, dan sarung tangan. (Foto: info31.id/Pool/Dok. Pertamina)

GARUT, info31.id – Berawal dari menjahit dan membuat pola tas, seorang perempuan kelahiran Ciamis Rosyanah memberanikan diri untuk membangun usahanya bersama suami pada tahun 2002. Kerajinan kulit yang diproduksi menghasilkan beberapa produk, seperti tas, dompet, jaket, dan sarung tangan. Harga yang dijual bervariasi, mulai dari Rp100.000 sampai Rp500.000.

Komitmen Rosyanah membuka lapangan pekerjaan guna membantu program pemerintah mengurangi pengangguran kini menemukan titik terang, mengingat perajin kulit pada usahanya hampir tersebar di seluruh Jawa Barat.

Pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi Rosyanah dan para perajin kulit di Jawa Barat, mengingat pembelian tas, dompet dan sejenisnya bukanlah merupakan kebutuhan primer.

Tak ingin usahanya gulung tikar di masa pandemi, Rosyanah melakukan berbagai inovasi, seperti melakukan penjualan secara online dan bergabung menjadi mitra binaan Pertamina untuk mendapat tambahan modal agar dapat terus bertahan dan berinovasi.

“Menjadi Mitra Binaan Pertamina sangat berpengaruh pada usaha saya dan suami. Pinjaman modal dari Pertamina menjadi tambahan modal usaha di masa pandemi. Tidak hanya mendapat pinjaman modal, saya juga mendapat pelatihan manajemen dan dapat mengikuti pameran-pameran yang bekerja sama dengan Pertamina,” ujar Rosyanah.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, mengungkapkan, Pertamina mengedukasi para mitra binaan agar beralih melakukan penjualan secara online guna mengantisipasi penumpukan produksi tanpa pasar di masa pandemi.

“Untuk dapat bertahan di masa pandemi seluruh pengusaha harus tetap produktif dan terus berinovasi. Pertamina mengedukasi para mitra binaan untuk bergeser dari penjualan secara konvensional beralih ke penjualan secara online. Hal tersebut untuk mengantisipasi penumpukan produksi tanpa pasar,” ungkapnya.

Kini, Rosyanah dapat menjual 100-150 pcs per bulan dengan pengiriman sampai ke seluruh Indonesia. Sebelum bergabung Mitra Binaan Pertamina, Rosyanah hanya mendapat omzet 50-100 juta rupiah per bulan, kini sementara setelah bergabung, Rosyanah dapat meraup omzet 100-200 juta rupiah per bulan.