Catat! Keterampilan Ini Wajib Dikuasai di Era Digital

12
Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung. (Foto : Info31.id / Pool / Dok. Kemenkominfo)

BANDA ACEH, Info31.id – Menganalisa data acuan untuk kemajuan bisnis perusahaan, membuat aplikasi atau software, dan mengumpulkan materi video serta mengolahnya agar siap publish adalah bidang pekerjaan yang paling banyak dicari.

“Pada era digital, pekerjaan seperti data analyst, programmer, dan video editor semakin tren di masyarakat,” ujar Nawang Warsi Wulandari, Psikolog yang juga Dekan Fakultas Psikologi Universitas Merdeka Malang, dalam Webinar Indonesia Makin Cakap Digital – “Keterampilan Digital yang Wajib Dikuasai”, Senin (20/9/2021).

Webinar diselenggarakan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika di 77 Kabupaten/Kota, Wilayah Sumatera, dari Aceh hingga Lampung. Hadir dalam acara, Presiden RI Bapak Jokowi, Gubenur Aceh, Nova Iriansyah dan Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman, memberi sambutan dan mendukungan Literasi Digital Kominfo 2021.

Pada kesempatan yang sama, Suhil Alfata, Digital Preneur menyebut, beberapa jenis platform digital harus dikuasai masyarakat di era digital. Antara lain adalah marketplace seperti tokopedia, bukalapak, dan shopee. “Lalu sosial media untuk berkomunikasi seperti facebook, instagram, youtube, whatsapp, twitter, dan snapchat,” sebutnya.

Dijelaskan, kemampuan digital merupakan kemampuan individu dalam mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras dan piranti lunak TIK serta sistem operasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan digital untuk pendidikan juga memegang peranan penting, karena belajar lebih efektif dan efisien dan bisa belajar secara gratis.

“Selain itu penggunaan digital di bidang ekonomi dan perdagang adalah untuk online shop, reseller, drop shipper, dan layanan pesan antar. Dengan kemampuan digital kita bisa mengatasi dampak negatif akibat penggunaan internet, tidak menjadi korban hoax, dapat bersaing, dan menciptakan masyarakat yang kritis-kreatif,” paparnya.