Cara Meningkatkan Penjualan dengan Online Sales

68
Kemkomionfo menggelar kegiatan dengan tema “Tingkatkan Penjualan dengan Online Sales” di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis, 4 Agustus 2022. (Foto: Info31.id/Pool/Dok. Kemkominfo)

CIREBON, info31.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika kembali menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital, Kamis (4/8/2022). Kegiatan ini sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital.

Webinar tersebut diperuntukan bagi Segmen Kelompok Masyarakat atau Komunitas di Wilayah Jawa Barat. Kali ini Kemkomionfo menggelar kegiatan dengan tema “Tingkatkan Penjualan dengan Online Sales” itu di Kabupaten Tasikmalaya. Ada empat kerangka digital yang diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital Dan Budaya Digital.

Hadir para pemateri yang mempunyai kompetensi di bidangnya masing-masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session. Diantaranya, Winarsih, Guru SMKN 1 Nganjuk, Jawa Timur, dengan materi “Mengenal Audio Digital untuk Digital Marketing (BUDAYA DIGITAL)”.

Menurut Winarsih, Budaya Digital, Budaya Pancasila. “Mari jadikan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kecakapan digital. Mewujudkan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai panduan karakter dalam beraktivitas di ruang digital,” papar Winarsih.

Pemateri lain, Daniel Susilo, Dosen Universitas Multimedia Nusantara yang menyampaikan materi “Pentingnya Influencer Marketing dalam Pengembangan Bisnis”. Menurutnya, penggunaan influencer marketing efisien terhadap pemasaran di era digital ini.

Dalam dunia startup sendiri, terdapat beberapa akun yang menjadi influencer marketing, diantaranya taktekbum, ecommurz, hrdbacot. Beberapa influencer marketing startup tersebut tidak hanya memiliki satu akun sosial media saja, namun ada beberapa yang memiliki 2 akun sosial media.

Mereka akan melakukan pemasaran kepada startup yang menawarkan kerja sama. “Berbicara mengenai influencer dan promosi, tidak terlepas dari yang namanya Brand Ambassador. Namun, patut digarisbawahi, kalau influencer marketing dengan brand ambassador itu berbeda,” kata Daniel dalam paparannya.

Sementara itu, Pitoyo, Ketua Umum Ikatan Doktor Ilmu Komunikasi (IDIiK) UNPAD dengan materi “Aman Bermedia Digital”, mengingatkan bahwa tidak ada yang aman 100% di dunia digital, tapi bisa dilakukan adalah mengurangi risikonya sedapat mungkin.

“Keamanan berbanding terbalik dengan kemudahan, sedikit ribet dan waspada akan membuat kita lebih aman di dunia digital. Selalu berpikir kritis, tidak mudah percaya dengan semua yang kita dapat di internet,” pungkas Pitoyo.