BI Rilis Kebijakan LTV dan Uang Muka KKB

Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Juda Agung memberikan pemaparan pada jumpa pers via zoom meeting, Senin,(22/2/2021).

Jakarta, Info31.Id – Bank Indonesia (BI) resmi mengeluarkan kebijakan relaksasi loan to value (LTV) atau uang muka untuk kredit properti dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Dalam ketentuan ini BI melonggarkan rasio LTV menjadi paling tinggi 100% untuk semua jenis properti (rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan) bagi bank yang memenuhi kriteria NPL/NPF tertentu.

Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia Juda Agung  meyakini bahwa kebijakan itu akan semakin mendorong kredit konsumsi khususnya di sektor yang bersangkutan.

“Misal LTV di properti dan KKB di otomotif. Hitungan kami secara kasar kira-kira dengan adanya relaksasi di sektor properti dan di sektor kendaraan bermotor kemarin, akan mendorong kira-kira lebih dari 0,5 persen pertumbuhan di sektor konsumsi khususnya di dua sektor ini,” kata Juda dalam konferensi pers virtual, Senin, (22/2/2021).

Ketentuan itu juga mencakup penghapusan ketentuan pencairan bertahap properti inden. BI juga melonggarkan ketentuan uang muka KKB menjadi paling sedikit 0% untuk semua jenis kendaraan bermotor baru.

Relaksasi ini akan berlaku efektif mulai 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021. Harapannya, dengan cara ini pertumbuhan kredit bisa cepat pulih, setelah sempat kontraksi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here