BI: Permintaan dan Penyaluran Pembiayaan Korporasi Terindikasi Meningkat

36
Infografis Survei Permintaan Pembiayaan Oktober 2021. (Foto:info31/pool/Dok.BI)

JAKARTA, info31.id – Bank Indonesia (BI) menyebutkan, dari hasil Survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan Oktober 2021, Permintaan dan Penyaluran Pembiayaan Korporasi terindikasi meningkat.

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, pada Oktober 2021, kebutuhan pembiayaan korporasi menunjukkan tren peningkatan dibanding bulan sebelumnya.

“Hal itu tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT)[1] sebesar 16,7%, lebih tinggi dari SBT September 2021 sebesar 11,1%,” ujar Erwin dalam keterangan resmi, Jum’at, (19/11/2021).

Sejumlah sektor seperti sektor Konstruksi, Perdagangan, Reparasi Mobil dan Penyediaan Makanan dan Minuman terindikasi memiliki kebutuhan pembiayaan yang meningkat dibandingkan dengan bulan sebelumnya, terutama digunakan untuk mendukung aktivitas operasional, membayar kewajiban yang jatuh tempo serta mendukung pemulihan domestik.

Baca Juga: OJK, Bank Indonesia, Kepolisian RI, KOMINFO Dan KEMENKOP UKM Tegaskan Komitmen Berantas Pinjaman Online Ilegal

https://www.info31.id/ojk-bank-indonesia-kepolisian-ri-kominfo-dan-kemenkop-ukm-tegaskan-komitmen-berantas-pinjaman-online-ilegal/

Responden menyatakan sebagian besar sumber pembiayaan masih didominasi dari dana sendiri dan pinjaman perbankan dalam negeri dengan pemanfaatan kelonggaran tarik yang meningkat. Sementara itu pinjaman dari perusahaan induk terindikasi menurun.

Permintaan pembiayaan baru oleh rumah tangga pada Oktober 2021 terpantau masih terbatas, sedikit menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Bank umum tetap menjadi preferensi sumber utama penambahan pembiayaan responden rumah tangga, dengan jenis pembiayaan yang diajukan mayoritas berupa Kredit Multi Guna.

Erwin mengungkapkan, dari sisi penawaran perbankan, penyaluran kredit baru pada Oktober 2021 terindikasi tetap tumbuh positif. Berdasarkan kelompok bank, pertumbuhan penyaluran kredit baru pada Oktober 2021 diprakirakan terjadi pada seluruh kategori bank.

“Untuk keseluruhan periode triwulan IV 2021, penyaluran kredit baru diprakirakan tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan triwulan sebelumnya,” kata Erwin.