SEG Terus Berbenah, Revitalisasi Danau Bangun Saran Air Bersih

Bogor, Info31.id – Pengembang PT Sejahtera Eka Graha (SEG) kian memantapkan pembangunan kawasan properti terintegrasi Bogor Heritage Ecopark di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat. Perlahan namun pasti, jumlah ketersedian fasilitas penunjang kawasan pun kian diperbanyak.

Setalah sebelumnya sepakat mengembankan wahan air “Bogor Aquagame” bersama PT Ecomarine Indo Putra, Authorized Wibit Partner untuk Indonesia – Wibit adalah operator wahana air Internasional yang berpusat di Jerman – kini SEG kembali menggandeng dua perusahaan sekaligus, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor dan PT Bimayasa Parwata Gemilang.

Kerjasama yang ditandai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) pada Selasa (15/12) tersebut, meliputi revitalisasi Danau Bogor Raya untuk kepentingan penyediaan ari bersih bagi penghuni dan mayarakat Kota Bogor serta pembangunan hotel bintang lima bertaraf internasional. Pada kesempatan yang sama, pengembang PT Bimayasa juga teken MoU dengan operator hotel Marriot International.

“Bersama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, kami akan melakukan revitalisasi danau untuk dikelola menjadi air bersih bagi penghuni dan warga Bogor pada umumnya. Sementara PT Bimayasa akan menginvestasikan dana hampir Rp1 triliun bagi pembangunan hotel bintang lima di kawasan Bogor Heritage Ecopark,” ujar Direktur Operasional PT SEG, Wahyu Kurniawan, usai acara.

Wahyu Kurniawan menegaskan, PT SEG berkomitmen untuk mengembalikan fungsi Danau Bogor Raya sebagai sumber air minum, pengendali banjir dan wisata air. Dimana, nantinya pengelolaan danau untuk kepenltingan penyediaan air bersih akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Bogor.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Rino Indira menyebut bahwa pihaknya telah mengestimasi kapasitas Danau Bogor Raya sebesar 400 liter per detik yang bakal dikelola bagi pemenuhan kebutuhan pasokan air bersih penghuni kawasan Bogor Heritage Ecopark dan warga Kota Bogor. “Ini peluang bagi Perumda Tirta Pakuan sekaligus keuntungan bagi masyarakat karena akan lebih mudah mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Dijelaskan Rino, penghitungan kasar untuk kebutuhan anggaran dengan kapasitas sebesar itu diperkirakan mencapai Rp40 miliar, ditambah pembangunan reservoar dan jaringan baru. Sehingga, total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun sistem pengolahan air minum (SPAM) baru di Danau Bogor Raya sekitar Rp 100 miliar. “Sekarang sudah mulai mendesain dan menghitung. Nantinya semua akan dijalankan sesuai peraturan-peraturan berlaku,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, pemanfaatan danau untuk kebutuhan air minum merupakan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Dalam aturan baru ada perubahan rasio perhitungan layanan air bersih menjadi satu banding lima dan ada perubahan bahwa capaian layanan saat ini baru 76 persen. Artinya Perumda Tirta Pakuan harus mencari sumber air baku baru baik air permukaan ataupun air tanah untuk menambah persentasi air.

“Salah satu sumber air baku yang akan dikelola adalah yang di Danau Bogor Raya dan merupakan sumber air berasal dari air sungai Ciheleut. Nanti PT. SEG yang akan merevitalisasi danau, kemudian diserahkan ke Pemkot Bogor agar nanti bisa dimanfaatkan oleh Perumda Tirta Pakuan. Jadi pemanfaatan air danau ini untuk memenuhi jumlah layanan air,” jelas Dedie.

Saat ini lanjut Dedie, kondisi danau sendimentasi tinggi dan sudah puluhan tahun tidak diurus. Nanti setelah direvitalisasi, baru danau diserahkan menjadi PSU ke Pemkot Bogor. “Penyerahan PSU itu kondisi danau harus dalam keadaan baik, jadi harus direvitalisasi dulu. Nanti danau pasti diserahkan sebagai PSU, tapi berdasarkan aturan Perda, harus dalam keadaan kondisi baik. Ditargetkan revitalisasi selama satu tahun,” tuturnya.

Wahyu menambahkan, Bogor Heritage Ecopark yang berdiri di atas seluas 98 hektar akan dijadikan kawasan properti terpadu dengan sarana prasarana super lengkap dalam satu area. Nantinya, akan mencakup pembangunan hotel, mal, apartemen, pusat pemerintahan baru, serta destinasi wisata berbasis wahana air modern, Bogor Aquagame. “Wahana air ini diharaopkan bisa membantu Pemerintah Kota Bogor meningkatkan pendapatan asli daerah melalui kunjungan jumlah kunjungan wisata,” pungkas Wahyu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here