Baru 70 hari Dirilis, Program “Wish for Home” Sinar Mas Land Catatkan Transaksi Rp 700 miliar

Jakarta, info31.id – Prospek sektor properti khususnya sektor residensial dinilai semakin positif di tahun ini. Managing Director Sinar Mas Land (SML), Alim Gunadin mengatakan, pihaknya membuktikan lewat program terbaru Sinar Mas Land, “Wish for Home” sukses mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp 700 miliar hingga 15 Mei lalu.

Suksesnya program Wish for Home ini sesuai dengan data JLL Indonesia yang menyebutkan permintaan dan pasokan rumah tapak justru tumbuh pada 2020 sejalan dengan survei yang dilakukan Sinar Mas Land di beberapa wilayah yakni di Serpong, Bekasi, dan Cibubur bahwa supply perumahan di periode Januari-Desember 2020 tumbuh 6,7% yoy dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Menurut data JLL Indonesia, permintaan dan pasokan rumah tapak justru tumbuh pada 2020 dibandingkan tiga tahun sebelumnya. Sepertinya landed house akan menjadi lokomotif industri properti secara keseluruhan,” kata Alim Gunadi dalam acara Halal Bihalal Sinar Mas Land secara virtual, Senin (24/5).

Merujuk hasil penelitian ini, manajemen SML merilis program seperti program “Move in Quickly” tahun 2020 dan berhasil mencetak penjualan Rp 350 miliar pada tiga bulan pertama. Tren membaik ini berlanjut hingga tahun 2021 sekarang.

Alim menjelaskan, program Wish for Home yang dirilis pada 6 Maret 2021 membidik  pasar Generasi  X dan Y karena populasinya masih besar. Manajemen SML juga mengombinasikan kanal penjualan online maupun offline untuk melayani segmen pasar milenial.  Selain itu, karakteristik Generasi X dan Y  lebih menyukai desain bangunan rumah  yang compact dan smart home.

Produk “Wish From Home” yang dirilis berupa produk kavling dan non-kavling yang didukung oleh 12 perbankan. Hasilnya, produk properti terjual 400 unit  senilai Rp 700 miliar. Dari total penjualan itu, produk residensial berkontribusi hingga 55%, diikuti apartemen 22%, kavling 13%, dan ruko sekitar 10%.

Menurut Alim, keunggulan program  Wish For Home ini, adalah diskon dan insentif pajak dari pemerintah. Iinsentif PPn DTP 100% berlaku untuk rumah tapak dengan harga jual hingga Rp 2 miliar, sedangkan untuk rumah di atas Rp 2 miliar sampai Rp 5 miliar dapat diskon 50%.

Diskon dari pengembang SML khusus non-kavling 10% untuk uang muka. Sedangkan diskon khusus untuk kavling hingga 15% dan insentif bangunan 10%.  Untuk pembeli pindahan diberikan SML insentif cashback 10% dari nilai transaksi (syarat dan ketentuan berlaku).

Biaya  Akta Jual Beli (AJB) dalam hal ini Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) atau biaya yang harus dibayar ke pemerintah sebesar 5% dari nilai transaksi, akan dibayarkan SML.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here