Bahaya Kejahatan di Ruang Digital

5

KAMPAR, Info31.id – Presiden Republik Indonesia memberikan arahan tentang pentingnya Sumber Daya Manusia yang memiliki talenta digital, dalam webinar, Senin (13/9/2021). Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika menyelenggarakan kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

Terdapat 4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Etika Digital dan Budaya Digital. Keynote Speaker Gubernur Provinsi Riau, Drs. H. Syamsuar, M.Si Bp. Presiden RI Jokowi. Tema besar webinar “Bahaya Kejahatan di Ruang Digital” oleh para narsum yang mempunyai kompetensi di bidang masing masing serta seorang Key Opinion Leader yang akan memberikan sharing session.

Pembahasan tentang pengguna internet tercatat sampai bulan Januari 2021 mencapai 274,9 jt. 202,6 nya adalah pengguna aktif internet. 170,0 jt menjadi pengguna aktif media sosial. Penyebab kecanduan digital antara lain: kecanduan ‘’game online, pornografi‘’ membuat hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Media sosial memang merupakan media yang bisa menimbulkan kebahagiaan bagi pemakainya.

Karena media sosial memproduksi hormon dopamin dan oksitosin. Lalu trik untuk mengatasi kecanduan internet dengan cara, cari pengganti (aktifitas selain di dunia digital), detox sosmed kita secara berkala, dan cari kesibukan yang produktif.

Fitur mendasar dari kemanan berdigital antara lain, reporting, blocking, delete, remove followers, location setting, privacy setting, community guidelines, dan help centre. Jangan lupa juga untuk selalu update fitur keamanan kita dan juga ganti secara berkala password kita, gunakan kata sandi yang susah dilacak oleh orang lain.

Selanjutnya usahakan ramah terhadap orang lain. Perhatikan apa yang kita Share. Jika kita dibully, lebih baik jangan di respon lalu boleh di simpan bukti bullyan tersebut lalu kita laporkan. Jangan takut untu kmelaporkannya. Dan sebagai temen, jangan diam saja kita bantu temen kita, kita report bullya an tersebut dan kita bantu laporkan.