Apple Residence@Jatipadang Mulai Dibangun

Jakarta – Menyusul kesuksesan pemasaran melalui sistem Nomor Urut Pemesanan (NUP) sebelumnya, kini pengembang Diamondland Development menggelar seremoni groundbreaking pembangunan Apple Residence, di lokasi proyek, Jl. Jatipadang Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Groundbreaking dilaksanakan sesuai time table yang sudah kami siapkan. Ini sekaligus sebagai pembuktian dan komitmen bahwa progres pembangunan proyek Apple Residence benar-benar tepat waktu, sebagaimana rencana yang telah kami sampaikan kepada konsumen,” ujar Presiden Direktur  Diamondland Development, Adam Bilfaqih, di sela-sela acara, Minggu (12/5).

Adam Bilfaqih menjelaskan, proyek low rise apartment di area seluas 3.000 meter persegi yang mencakup tiga tower dan total 300 unit ini dipasarkan dalam dua tahap. Untuk tahap awal, memasarkan dua tower, Avocado dan Rubby. “Hingga saat ini sudah sold out (terjual) 50 persen dari total unit yang dipasarkan di tahap pertama,” imbuhnya.

Menurut dia, angka penjualan yang cukup fantastik tersebut didukung oleh pricing/harga sangat kompetitif dibandingkan dengan apartemen yang ada di sekitarnya. Selain itu, Apple Residence juga memiliki lokasi cukup strategis dengan kelengkapan fasilitas pendukung yang exclusive.

Menawarkan tipe studio seluas 29 meter persegi dengan harga mulai dari Rp400 hingga Rp700 jutaan per unit. Untuk kemudahan transaksi, saat ini pengembang menawarkan promo menarik, dimana setiap pembeli sudah bisa mendapatkan unit plus full furnished hanya dengan down payment (DP) Rp20 juta dan cicilan Rp4,9 juta per bulan.

Managing Director Diamondland Development, Bayu Setiawan menyebut, sebagai hunian eksklusif, Apple Residence juga akan dilengkapi berbagai fasilitas modern guna mendukung lifestyle para penghuninya, seperti komersial area, gym&aerobic, fitness center serta sarana ibadah (Musholla). Tidak hanya itu, pada bagian roof top juga akan dilengkapi dengan observation deck & viewing point, bench park dan putt-putt golf.

“Dengan harga relatif terjangkau, di bawah harga normal pasaran apartemen di Ibukota Jakarta, Apple Residence tentunya akan menjadi gula-gula bagi para investor dan end user. Apalagi kami saat ini sudah menggandeng perusahaan rental service apartment The Gala Hotel Group, guna mengelola sewa unit-unit apartemen milik konsumen secara profesional,” papar Bayu.

Saat ini, lanjut dia, Diamondland Development sudah melakukan kesepakatan kerja sama (memorandum of understending/MoU) dengan The Gala Hotel Group untuk mengelola penyewaan unit-unit apartemen pada Apple Residence, pada saat acara pree launching, 25 Februari 2018 lalu.

“Dengan kerja sama ini akan mendorong proses penjualan yang akan memberikan nilai lebih bagi konsumen. Sebab, Apple Apartment dikelola oleh perusahaan profesional yang sudah terbiasa mengelola hotel di berbagai negara,” imbuh Adam Bilfaqih.

Dalam kesempatan yang sama, Marketing Director Diamondland, Jeffry Yamin mengungkapkan, positioning Apple Resindence adalah luxurius, high ceiling, dan low rise. Ada tujuh  keunggulah yang membedakan dengan proyek lain di Jakarta, yaitu; Pertama, lokasi bergengsi karena proyeknya terletak di Jakarta Selatan.

Kedua, high ceiling concept. Dimana floor to floor-nya mencapai ketinggian 5 meter yang memungkinkan setiap pembeli untuk menambah fasilitas kamar tidur berbentuk mezanin tanpa mengurangi kenyamanan tinggal di apartemen mewah.

“Jadi, meskipun hanya menawarkan satu pilihan unit studio tetapi sesungguhnya setiap pembeli bisa menikmati apartemen layaknya tipe one bedroom. Sebab, dengan desain ceiling yang lebih tinggi, maka setiap pembeli bisa membangun sendiri kamar tidur,” ungkap Jeffry Yamin.

Ketiga, dilengkapi berbagai faslitas modern, mulai dari kolam renang hingga mini golf. Keempat, ekslusif dan privat design dengan low rise apartemen. Kelima, resort consept. Karena didesain dengan unit terbatas, maka kenyamanan yang ditawarkan layaknya resor nan hijau. “Beda dengan proyek apartemen yang dibangun ribuan unit,” kilahnya.

Keenam, memiliki akses yang mudah, hanya berjarak tidak lebih dari 300 meter menuju Jl. TB Simatupang, dekat ke sarana transportasi massal, hanya selangkah ke stasiun busway dan 700 meter ke stasiun kereta komuter. Menuju pusat perbelanjaan dan saran pendidikan juga tidak juah.

Terakhir, menawarkan potensi sewa yang cukup tinggi. Karena, saat ini TB. Simatupang merupakan Central Business Distric (CBD) area kedua setelah CBD Sudirman. Dimana, banyak perusahan nasional maupun internasional berkantor di kawasan ini (TB. Simatupang). “Terpenting, Apple Residene nantinya bakal dikelola oleh hospitality international services, yaitu The Gala Hotel Group, yang berpengalaman dalam mengelola hotel butique di mancanegara,” pungkas Jeffry Yamin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here