Akses Diblokir Kominfo, PayPal, Yahoo, Origin.com dan Epicgames Belum Beri Respon

60
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Semuel Abrijani Pangerapan. (Foto:info31.id/pool/dok.Kominfo).

JAKARTA,info31.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah memblokir 7 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE). Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Semuel Abrijani Pangerapan, menyampaikan terkait pemutusan akses ini, pihaknya telah melakukan beberapa upaya tinda lanjut.

Akses Paypal telah dibuka sementara sejak hari Minggu, tanggal 31 Juli 2022 pukul 08.00 WIB sampai hari Jumat tanggal 5 Agustus 2022 pukul 23.59 WIB.  Pihaknya juga terus berupaya manjalin komunikasi dengan Paypal, namun hingga kini mereka belum merespon.

“Di saat yang bersamaan kami terus berusaha untuk berkomunikasi dengan pengelola Paypal, karena sampai saat ini meskipun sudah dicoba untuk berkomunikasi dengan berbagai macam cara, Paypal sama sekali belum merespon,” ujar Semuel dalam dikutip dari laman kominfo.go.id, Senin, (1/8/2022).

Samuel menuturkan, Kominfo juga telah menghubungi kedutaan besar Amerika Serikat di Jakarta untuk membantu upaya komunikasi dengan pihak Paypal agar dapat merespon pesan dari Komnfo.

Baca Juga: Menkominfo Sampaikan Bela Sungkawa untuk 8 Korban KKB di Site Repeater PT PTT Puncak Jaya, Papua

Selain itu, Kominfo pun menghimbau agar masyarakat memindahkan asetnya dari Paypal sebelum tanggal 5 Agustus 2022.

“Kami sekali lagi meminta kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan 5 hari kerja yang diberikan Kominfo untuk masyarakat bisa memindahkan aset-asetnya di Paypal ke platform lain.

Hal yang sama juga terjadi pada PSE Yahoo, Origin.com dan Epicgames yang juga merupakan perusahaan asal Amerika Serikat. Samuel mengatakan, Kementerian Kominfo juga telah melakukan berbagai macam upaya untuk menjangkau ketiga PSE tersebut.

Namun sampai saat ini ketiganya juga tidak memberikan respon atas komunikasi dari Kementerian Kominfo.

Dalam hal ini, Kementerian Kominfo juga meminta bantuan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta untuk memfasilitasi komunikasi dengan Yahoo yang bermarkas di Sunnyvale, Epicgame di North Carolina, dan Origins di Redwood City.

“Kami juga memohon bantuan kedutaan besar Amerika Serikat untuk berkomunikasi dengan PSE tersebut mengingat upaya komunikasi yang dilakukan oleh Kominfo selama ini dengan berbagai macam cara tidak mendapatkan tanggapan sama sekali,” tutup Semuel.