7 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 6,1 di Sumatra Barat

69
Gempa berkekuatan Magnituro 6,1 mengguncang beberapa wilayah di Provinsi Sumatra Barat, tadi pagi, Jumat 25 Februari 2022. (Foto: info31.id/Pool/Dok. BNPB)

JAKARTA, info31.id – Gempa berkekuatan Magnitudo 6,1 mengguncang beberapa wilayah di Provinsi Sumatra Barat, tadi pagi, Jumat 25 Februari 2022.. Data Pusdalops BNPB mentatat, total korban meninggal akibat gempa tersebut mencapai tujuh orang.

Sebelumnya, pada pukul 16.30, Pusdalops BNPB menginformasikan jumlah korban meninggal teridentifikasi tiga orang di Kabupaten Pasaman Barat dan 4 di Kabupaten Kabupaten Pasaman. Sedangkan total korban luka-luka mencapai 85 orang, dengan rincian luka berat 10 orang dan luka ringan 50 orang di Pasaman Barat, serta 25 orang di Pasaman.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Bayah Banten Pagi Ini

BPBD Kabupaten Pasaman belum merinci kategori korban luka-luka yang dilaporkan ke Pusdalops BNPB. Gempa juga berdampak pada pengungsian warga.

Sebanyak 5.000 warga terpaksa mengungsi di 35 titik. BPBD melaporkan sebaran titik pengungsian di Kecamatan Talamau, Kecamatan Pasaman dan Kinali. Petugas di lapangan masih mendata warga yang mengungsi.

Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, para personel organisasi maupun relawan dan warga masih memfokuskan pada pencarian, penyelamatan dan evakuasi serta pelayanan kepada warga terdampak.

Pascagempa M6,1, Pusdalops BNPB menerima laporan kejadian dua gempa susulan yang cukup signifikan dengan M5,0 pada pukul 11.02 WIB dan gempa M5,1 pukul 11.06 WIB.

Sementara, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto telah memerintahkan tim reaksi cepat (TRC) BNPB untuk melakukan kaji cepat situasi dan kebutuhan, serta memberikan pendampingan penanganan darurat di Sumatra Barat.

Suharyanto dan jajarannya juga akan bertolak pada esok hari untuk meninjau lokasi terdampak dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memastikan penanganan darurat berjalan efektif.