Munas IMA Tetapkan Suparno Djasmin Sebagai President IMA Periode 2021-2023

33
President IMA 2021-2023 Bapak Suparno Djasmin memimpin sesi dalam Munas IMA 2021 di Jakarta.

Jakarta, info31.id –  Seiring dengan berakhirnya masa bakti kepengurusan Indonesia Marketing Association (IMA) periode 2019-2021, presidium IMA menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2021. Munas IMA 2021 digelar secara hybrid di Jakarta pada 16 Oktober 2021 dan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari anggota chapter IMA di seluruh Indonesia, secara offline dan online.

Setelah melalui proses musyawarah yang dibalut semangat kekeluargaan, Munas IMA menetapkan kembali Suparno Djasmin, Direktur Astra yang sekaligus menjabat Director-In-Charge Astra Financial & Logistic sebagai President IMA periode 2021-2023 dan Y.W. Junardy sebagai Ketua Senat IMA. Prosesi penetapan President IMA dipimpin oleh Juan Permata Adoe, selaku Founder dan Anggota Senat IMA, dengan berlandaskan persetujuan 44 President Chapter IMA seluruh Indonesia.

Suparno Djasmin mengaku kepercayaan yang diberikan untuk kembali memimpin IMA merupakan momentum yang baik dalam meningkatkan capaian program dan inisiatif selama dua tahun terakhir. Untuk melanjutkan momentum tersebut tentunya membutuhkan dukungan aktif segenap anggota dari seluruh chapter IMA yang tersebar di Indonesia.

“Sejalan dengan komitmen kita untuk memperkuat peran IMA sebagai platform untuk membangun Networking, Knowledge dan Social yang baik, kita telah melaksanakan beragam program dan inovasi digital semenjak 2019. Selama dua tahun terakhir, kita telah membangun dan memperkuat 47 chapter IMA di seluruh Indonesia dengan lebih dari 873 anggota aktif dan 607 anggota telah memiliki sertifikasi Certified Professional Marketing (CPM).”

Suparno mengungkapkan, untuk meningkatkan tata kelola IMA sebagai organisasi yang professional, pihaknya telah meresmikan IMA sebagai organisasi berbadan hukum, didukung AD/ART organisasi dan proses audit keuangan. Selain itu, untuk mendigitalisasi pendataan anggota dan manajemen aktivitas organisasi, pihaknya juga telah meluncurkan IMA Mobile Apps IMA yang telah tersedia di IOS dan Android.

Sebagai bagian dari komitmen IMA membangun kemitraan strategis, sebanyak 138 aktivitas telah dilakukan di IMA level pusat dan daerah sepanjang 2019-2021. Kegiatan ini mencakup pelaksanaan diskusi publik melibatkan ahli Pemasaran, Branding & Digital Marketing hingga Menteri Perdagangan, Menteri Koperasi dan UKM, Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Ditambahkan, IMA pun berkomitmen untuk mendukung praktik bisnis yang berkelanjutan di Indonesia. Selama dua tahun terakhir, IMA berkolaborasi aktif dengan Indonesia Global Compact Network (IGCN), untuk mengkampanyekan prinsip-prinsip bisnis berkelanjutan sesuai dengan 10 prinsip bisnis UN Global Compact (UNGC).

“Tidak lupa di tahun 2022, IMA akan mendukung penuh pelaksanaan World Marketing Forum yang rencananya akan diselenggarakan di Bali,” jelasnya

“Saya yakin untuk periode dua tahun ke depan dengan berbekal semangat kolaborasi dan dukungan segenap chapter IMA kita dapat meningkatkan capaian ini menjadi lebih baik lagi, khususnya bagi kemajuan sektor pemasaran Indonesia dalam berkontribusi untuk pemulihan ekonomi nasional.” tutup Suparno.

Pembentukan IMA diinisiasi oleh pakar pemasaran yang merupakan Founder & Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya pada 20 Mei 1996. Saat ini IMA telah menjadi bagian dari World Marketing Association (WMA) dan beranggotakan para praktisi, pelaku dan pemilik bisnis di Indonesia yang merupakan ahli dan pakar di bidangnya, mulai dari profesional, bisnis, akademisi, dan pemerintahan.