Lawan Hoax Dengan Tingkatkan Budaya Membaca

8

Lahat,info31.id – Secara umum hoax merupakan sebuah kebohongan atau informasi sesat yang sengaja disamarkan agar terlihat benar dan biasanya memainkan emosi masyarakat.

Praktisi jurnalistik, Raden Mohd Solehin, menjelaskan informasi hoax sangat mudah didapat dan sangat cepat beredar khususnya media sosial. Menurutnya, beredarnya informasi hoax dengan cepat di media sosial, tidak lepas dari rendahnya budaya baca masyarakat Indonesia dalam menyaring informasi yang beredar di dunia maya.

“Rendahnya budaya membaca, menyebabkan konsumen Indonesia lebih mudah menerima konten online ketimbang mencari faktanya. Bahkan, lebih dari 50 persen masyarakat Indonesia yang aktif di media sosial, dengan senang hati mempercayai informasi yang mereka peroleh ketimbang mencari tau kebenarannya,” ujarnya dalam webniar Kiat-Kiat Melawan Hoax di Lahat, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan, Informasi hoax ini terkadang sengaja dibuat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, dengan tujuan yang beragam. Karenanya, perlu pemahaman dan peningkatan budaya literasi agar informasi hoax yang tersebar tidak mudah diserap begitu saja.

Dia juga membahas terkait konten menyesatkan yang menurutnya adalah penggunaan informasi yang sesat untuk membingkai sebuah isu, dapat berdampak buruk terhadap para pengguna media sosial yang tidak paham terhadap pengetahuan serta isu yang ditangkap.

“Dengan adanya kemampuan literasi digital, maka kita akan memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif serta memiliki pola pemikiran yang berbeda, dengan tetap pada arah yang sebenarnya’ pungkasnya.

Webniar ini merupakan bagian dari gelaran Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.