Siapkan Skill Hadapi Transformasi Digital

7

Aceh Timur, info31.id – Pandemi Covid-19 telah mengakselerasi dunia digital. Pesatnya peruumbuhan teknologi digital ini membuat masyarakat harus cepat beradaptasi.
Mandradhitya, Dosen STP Bandung megatakan, transformasi digital menuntut skill tersendiri, salah satunya pada dunia kerja. Di dunia kerja terjadi evolusi dalam rekruitment karyawan dan dalam pekerjaan.

“Semua bervolusi, mulai dari pencarian,lamaran, interview hingga sampai pekerjaan dilakukan melalui digital platform. Bahkan, regulasi saat pandemi membuat pekerjaan dilakukan di rumah (WFH),” ujar Mandradhita dalam webniar “Kemajuan Teknologi:Musibah Atau Anugrah” yang digelar Kemkominfo melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, di Aceh Timur, beberapa waktu lalu.

Dalam kesemapatan sama, Eriko Utama, Konsultan SIG membahas tentang perlindungan hak patent di ranah digital dimana Hak Kekayaan Intelektual (HKI) telah di atur dalam undang undang. Menurutnya, banyak contoh tentang kasus pelanggaran hak patent seperti cover lagu di Youtube, hak cipta foto dimana terjadi kasus movietube hadapi gugatan 7 studio film (2015).

“Jangan sampai ada pembajakan karya (plagiat) karena adanya penegakan hukum,” ujarnya.
Supriariadi, Kepala Cabang Dinas Wilayah Kota Langsa menjelaskan tentang batasan dalam kebebasan berekspresi di dunia digital. Menurutnya, Jangan sampai kebebasan melewati batas norma yang akan menjadi perpecahan, kebencian dan SARA.

“Walaupun hal tersebut adalah hak setiap individu dalam negara demokrasi yang dilindungi oleh undang undang tetapi tetap perlu ada batasan,” ujarnya.

Sementara, Abdul Jaban, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Timur mengatakan hoax adalah salah satu bentuk internet yang tidak sehat, dimana dampaknya akan terjadi di sektor politik, pendidikan, kesehatan dan masyarakat umum.

Khusus hoax di sektor Kesehatan, banyak isu yang tidak benar beredar tentang vaksin, sehingga sejumlah masyarakat ragu ragu untuk di vaksin misalnya vaksin mengandung magnet, vaksinasi menyebabkan varian baru, bawang putih, kelapa muda dapat menyebuhkan covid 19.

“Hoax akan membuat masyarakat menjadi bodoh, jangan sampai bangsa Indonesia melangkah mundur dengan adanya kemajuan teknologi,” katanya.

Webinar berakhir dengan sharing session oleh Key Opinion Leader yang dijabarkan Kevin Julio Relation Officer BCA. Dia menyatakan masyarakat harus mengikuti derasnya arus teknologi digital dalam era industri 4.0.

“Jangan sampai tertinggal karena apabila terjadi maka kita seperti hidup dijaman purba yang buta akan kecanggihan teknologi digital dan tidak bisa berbuat apa apa sementara orang lain sudah melangkah jauh,” katanya.
Webniar “Kemajuan Teknologi:Musibah Atau Anugrah” merupakan rangkaian kegiatan Webinar Indonesia Makin Cakap Digital di Wilayah Sumatera di 77 Kab/Kota dari Aceh hingga Lampung.

4 kerangka digital yang akan diberikan dalam kegiatan tersebut, antara lain KECAKAPAN DIGITAL, KEAMANAN DIGITAL, ETIKA DIGITAL dan BUDAYA DIGITAL.