FIFGROUP Gelar Webinar PR Hadirkan Wartawan Senior Dahlan Iskan

17

Jakarta, info31.id – FIFGROUP, salah satu anak perusahaan PT Astra International Tbk dan merupakan bagian dari Astra Financial, menyadari betapa pentingnya skill dan knowledge tentang public relations (PR) dan media dalam fungsinya menjaga citra dan reputasi perusahaan yang positif di mata publik.

Dengan luasnya network FIFGROUP yang mencapai 242 cabang dan 385 point of service (POS), sudah tentu skill tentang PR menjadi tugas dan peran dari Kepala Cabang sebagai person in charge (PIC) PR di cabangnya masing-masing dan juga PIC PR Kantor Pusat, sebagai representasi atau perpanjangan tangan FIFGROUP.

Hal ini membawa FIFGROUP, melalui Corporate Communication Department, membuat program yang memiliki tujuan untuk meningkatkan skill dan knowledge terkait PR dan media relations kepada para PIC PR Kantor Pusat dan Cabang, bertajuk Webinar : FIFGROUP Corporate Communication 2021 yang akan diselenggarakan sebanyak 2 kali, dengan menghadirkan pembicara yang ahli di bidangnya masing-masing.

Hadir sebagai pembicara, pada gelaran perdana webniar ini Prof. Dr. (H.C) Dahlan Iskan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) periode 2011-2014,  dengan tema “Bincang Asyik dengan Dahlan Iskan”.

Webinar FIFGROUP 1.0 ini dibuka dengan speech dari Esther Sri Harjati Human Capital (HC), General Support (GS), and Corporate Communication Director melalui sarana virtual. Esther mengatakan bahwa sebagai PIC PR, harus tanggap dengan perubahan yang ada dengan meningkatkan pengetahuan, saling berbagi pengalaman dan mau mendengarkan masukan serta pengalaman berharga.

“Sebagai PIC PR tentunya kita juga ingin mendengarkan bagaimana pandangan Pak Dahlan sebagai wartawan 3 zaman tentang hubungan media dan perusahaan. Sehingga melalui sesi webinar Bincang Asik ini, kita semua mendapatkan ilmu, manfaat dan dapat menerapkannya dalam kehidupan dan pekerjaan sehari-hari,” jelasnya.

Antusias peserta webinar sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk saat sesi tanya jawab. Salah satunya adalah bahwa dalam membangun media relations, apa yang harus kita lakukan terlebih dahulu?.

Dahlan Iskan mengatakan bahwa media relations untuk zaman sekarang ini secara teknis sudah tidak perlu lagi, karena setiap orang atau perusahaan atau institusi sudah memiliki medianya sendiri.

“Hal ini lebih cocok ditanyakan pada zaman lalu yang medianya masih sedikit. Di zaman sekarang, give ya give, take ya take. Namun yang perlu menjadi perhatian bersama bahwa dalam maintain hubungan dan memperlakukan media itu sama halnya dengan kita maintain hubungan dan memperlakukan manusia. Media itu sama seperti manusia. Jangan sombong dan saling menghargai,” ujar Dahlan Iskan.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, treatment dalam media relations itu seperti halnya treatment kepada manusia.
“Apa yang tidak disukai ya jangan lakukan ke media,” imbuh Dahlan.

Sosok humble ini juga menjelaskan peran public relations yang menurutnya sangat dibutuhkan oleh suatu perusahaan dalam menghasilkan growth dan sustainability perusahaan secara tidak langsung. Namun tentu saja PR dalam proses dan tindakan sehari-harinya tidak menghasilkan direct income seperti halnya proses marketing dan sales.

Salah satu peserta webinar yang merupakan PIC PR Cabang FIFGROUP bertanya tentang doorstop dan Dahlan menjelaskan bahwa dari doorstop, seorang wartawan itu dapat melihat karakteristik kepribadian orang yang akan diwawancarainya.

“Ada 2 tipe pejabat dan kewenangannya. Yang pertama, pejabat publik seperti Lurah atau pejabat publik lainnya, mereka tidak boleh tidak menjawab karena ada tanggung jawab untuk menjelaskan ke publik. Yang kedua, pejabat private yang memiliki undang-undang private sehingga boleh tidak menjawab.”

Webinar yang berjalan santai dan seru itu ditutup dengan pesan dari Dahlan bahwa dalam menjalani kehidupan sehari-hari, kita harus memiliki common sense, sehingga dapat melihat dan menilai banyak hal sesuai dengan porsi dan obyektivitasnya.

“Sebelumnya, dalam kesempatan ini, saya juga mau menyampaikan terima kasih untuk FIFGROUP, karena kehadirannya dapat membantu banyak orang untuk memiliki sepeda motor, khususnya kepada masyarakat kalangan bawah. Ini termasuk ke dalam common sense, bagaimana FIFGROUP memberikan kesempatan masyarakat untuk akhirnya bisa memiliki aset,” tutur Dahlan pada Selasa, 20 April 2021.